Pasalnya, para sopir diduga dipaksa masak dan mencurahkan sebagian isi muatan CPO kedalam drum/tong oleh sejumlah anak buah mafia tersebut.
" Ya bang, kami dipaksa masuk kelokasi dan mencurahkan sebagian CPO " kata salah seorang sopir bermarga Sitorus itu kepada redaksi WahanaNews Labuhanbatu, Senin (03/10/2022).
Baca Juga:
Aksi Kejar-kejaran di Jalur Lintas! Wartawan dan LSM Hadang Truk Kayu Raksasa Tanpa Plat di Aek Kanopan
Sitorus menjelaskan bahwa kegiatan mafia CPO yang sangat meresahkan itu sudah beroperasi selama dua bulan.
" Setahu ku ada sekitar dua bulan juga itu beroperasi" jelas Sitorus diamini rekannya.
Terpisah, Kapolsek Aek Natas, AKP Jeremia Ginting bungkam saat dikonfirmasi terkait kegiatan mafia CPO beroperasi di Wilkum-nya.
Baca Juga:
Personel Polres Labusel Kawal Ibadah Imlek 2577 Kongzili di Kota Pinang Berlangsung Aman dan Kondusif
Panggilan dan Pesan WhatsApp yang dilayangkan redaksi WahanaNews Labuhanbatu hingga berita tayang belum ada tanggapan. [hab]