WAHANANEWS.CO, Labuhanbatu Utara - Video seorang remaja putri yang diduga menjadi korban penculikan dan diancam dengan senjata api di Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, viral di media sosial belakangan ini.
Pelaku penculikan tersebut meminta uang tebusan sebagai syarat pembebasan. Kepolisian setempat, setelah menerima laporan dari keluarga korban, sedang melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku.
Baca Juga:
Aksi Kejar-kejaran di Jalur Lintas! Wartawan dan LSM Hadang Truk Kayu Raksasa Tanpa Plat di Aek Kanopan
Korban berinisial AOS, seorang remaja berusia 18 tahun, berasal dari Kelurahan Aek Kanopan, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara.
Dalam video amatir berdurasi sekitar 40 detik yang tersebar di media sosial, tampak AOS menangis ketakutan, sementara seorang pria yang diduga pelaku mengacungkan pistol ke arah kepala korban.
Kasatreskrim Polres Labuhanbatu, Ajun Komisaris Polisi Teuku Rivanda Ikhsan, mengonfirmasi insiden ini dan menyatakan bahwa pihaknya sedang mendalami kasus serta mengejar pelaku.
Baca Juga:
Personel Polres Labusel Kawal Ibadah Imlek 2577 Kongzili di Kota Pinang Berlangsung Aman dan Kondusif
"Kami terus melakukan penyelidikan. Mohon doanya agar pelaku segera tertangkap," ujar Teuku, Rabu (20/11/2024).
Ia juga menyebut bahwa keaslian senjata api yang digunakan masih dalam proses pemeriksaan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diduga diculik oleh tiga pria tak dikenal yang membawa mobil pribadi berwarna kuning.