WahanaNews Labuhanbatu – Seorang warga Dano Bale A, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu, Sumut menemukan satu unit mortir aktif, Minggu, 5 April 2025.
Warga setempat bernama Fikrayansyah Hasibuan itu tanpa sengaja menemukan benda terbuat dari besi saat meratakan tanah liat yang akan dijadikan batu bata.
Baca Juga:
Di tengah Pemukiman, ini Dia Lokasi Gudang BBM Ilegal Diduga PT ASR
Fikra Remaja yang masih duduk di bangku SMA itu usai pulang sekolah membantu ibunya yang berprofesi sebagai pengrajin batu bata dan kepala lingkungan setempat.
Berdasarkan keterangan dari Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Komunitas Masyarakat Labuhanbatu (KML), Hanafiah memprediksi bahwa berdasarkan ciri fisik yang terlihat pada gambar, objek tersebut sangat menyerupai sebuah proyektil mortir militer yang sudah tua atau berkarat.
"Dilihat dari bentuk sirip ekornya (fins) dan bentuk badan yang lonjong, ini kemungkinan besar adalah mortir peninggalan masa perang" katanya saat diperlihatkan sebuah foto penemuan diduga mortir tersebut.
Baca Juga:
Sudah Diledakkan: Ini Kronologi Resmi Polisi Terkait Temuan Mortir Aktif di Labuhanbatu
Secara visual, sebutnya, objek ini memiliki kemiripan dengan mortir kaliber menengah (sekitar 60mm hingga 81mm), yang umum digunakan dalam berbagai konflik sejarah.
"Mortir Infanteri, seperti peninggalan Perang Dunia II atau era setelahnya. Biasanya berkisar antara 25 cm hingga 35 cm, tergantung pada jenis hulu ledak yang terpasang" ujarnya.
Untuk kaliber 60 mm, jelasnya, beratnya sekitar 1,5 kg hingga 2 kg. Sedangkan untuk kaliber 81 mm, beratnya bisa mencapai 3 kg hingga 5 kg.