WahanaNews Labuhanbatu – Warga Kelurahan Dano Bale A, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, mendadak geger pada Senin (6/4/2026) siang. Pasalnya, ditemukan satu unit amunisi militer jenis mortir yang diduga kuat masih dalam kondisi aktif.
Benda yang diprediksi merupakan peninggalan zaman penjajahan Belanda tersebut memiliki spesifikasi yang cukup besar, dengan taksiran panjang mencapai 30-60 sentimeter dan berat 2 hingga 3 kilogram.
Baca Juga:
Dua Benda Diduga Mortir di Cilandak Diamankan Polisi
Penemuan ini bermula saat seorang warga setempat sedang melakukan aktivitas rutin menggali tanah untuk mencari bahan baku pembuatan batu bata.
"Saat warga menggali tanah untuk buat batu bata, dia menemukan benda berbahan besi yang bentuknya tidak biasa. Temuan itu kemudian dilaporkan ke Babinsa, dan setelah diperiksa ternyata adalah sebuah mortir," ujar Sekretaris Lurah Dano Bale, Reza, saat dikonfirmasi media.
Pihak berwenang segera bertindak cepat untuk mengamankan lokasi guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Saat ini, area di sekitar penemuan telah disterilkan oleh pihak kepolisian.
Baca Juga:
Warga Desa Lubuk Sanai II Mukomuko, Temukan Mortir Aktif
Reza mengonfirmasi bahwa tim ahli dari Gegana Satuan Brimob telah berada di lokasi untuk melakukan prosedur penjinakan. Berdasarkan rencana, bahan peledak tersebut akan segera dievakuasi untuk diledakkan (disposal) di lokasi yang aman.
"Di lokasi sudah ada polisi dan sudah diamankan. Rencananya memang akan segera diledakkan (oleh tim ahli)," pungkas Reza.
Hingga berita ini diturunkan, petugas masih berjaga ketat di tempat kejadian perkara (TKP) sembari menunggu proses evakuasi selesai dilakukan oleh Tim Gegana. Masyarakat diimbau untuk tidak mendekat ke area sterilisasi demi keselamatan bersama.*