"Kami tidak akan memberi ruang napas bagi mereka yang merusak masa depan daerah ini. Penangkapan ini adalah pesan keras bagi jaringan lainnya," tegas AKP Sahat.
Kini, TAN dan AAS harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di balik jeruji besi, sementara penyidik terus mendalami siapa aktor intelektual di balik pasokan sabu ratusan gram tersebut.*