WahanaNews.co, MEDAN – Wakil Bupati Labuhanbatu, H. Jamri, ST, menghadiri Pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sumatera Utara Tahun 2027. Perhelatan strategis ini digelar di Hotel Santika Premiere Dyandra, Medan, Rabu (22/4/2026).
Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Muhammad Tito Karnavian, serta dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution, Wakil Gubernur H. Surya, unsur Forkopimda, serta para kepala daerah se- Sumatera Utara.
Baca Juga:
Wujud Nyata Saling Tolong Menolong Dalam Kebaikan dan Ketakwaan
Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian memberikan apresiasi atas capaian indikator makro pembangunan di Sumatera Utara yang berada di atas rata-rata nasional, termasuk Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Meski demikian, ia memberikan catatan kritis mengenai pentingnya pemerataan pembangunan untuk mengikis ketimpangan antarwilayah.
"Semakin detail kita membaca data, semakin tepat pula kebijakan yang kita ambil. Musrenbang ini jangan sekadar agenda rutin, tapi harus menjadi ruang lahirnya langkah nyata," tegas Mendagri.
Senada dengan hal tersebut, Gubernur Bobby Nasution menekankan bahwa sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota adalah kunci agar pembangunan tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga berkelanjutan dan dirasakan langsung oleh masyarakat akar rumput.
Baca Juga:
Perkuat Sinergi dan Pelayanan Publik, Wabup Labura Resmi Buka Rakorpem 2025
Kehadiran Wakil Bupati H. Jamri dalam forum ini mempertegas komitmen Pemkab Labuhanbatu dalam menyelaraskan visi daerah dengan kebijakan nasional dan provinsi. Momentum ini juga menjadi catatan prestasi tersendiri bagi Kabupaten Labuhanbatu.
Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu menerima penghargaan khusus dari Kementerian Dalam Negeri atas kontribusi aktifnya dalam membantu Pemerintah Aceh. H. Jamri menyatakan bahwa apresiasi ini merupakan motivasi bagi jajarannya untuk terus meningkatkan peran dalam aspek pembangunan maupun kemanusiaan.
"Penghargaan ini adalah pengingat bagi kami untuk selalu hadir memberi manfaat, tidak hanya bagi internal daerah tetapi juga bagi sesama," ujar H. Jamri dalam keterangannya.
Selain mengikuti rangkaian diskusi perencanaan, Pemkab Labuhanbatu juga melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara serta pihak swasta. Langkah kolaboratif ini bertujuan untuk memperkuat integrasi pembangunan daerah melalui kemitraan lintas sektor.
Turut mendampingi Wakil Bupati dalam kegiatan tersebut, Asisten II Setdakab Labuhanbatu beserta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu.*