“Pandu digital JSDI sumatera utara ini, membantu sekolah-sekolah dalam percepatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan pemanfaatannya mencapai tujuan pendidikan itu sendiri, sebab hal ini akan mendorong kesadaran bagi kita, untuk mempersiapkan peserta didik kita dalam era digitalisasi, generasi muda di era abad 21 atau four and zero (4.0),” tegasnya.
Senada dengan penjelasan salah satu pembina putra, peserta Jambore TIK Dearah, SMK PK Muhammadiyah 3, Ilham Jauhari, ST., mengatakan bahwa kegiatan ini mengarahkan para peserta didik mengembangkan wawasan global di era abad 21 dibidang pendidikannya, mewujudkan peserta didik sebagai pelaku yang memilik kemampuan berliterasi, pelaku digital yang berkarakter, dan kreatif.
Baca Juga:
Musrenbang Desa Pulo Bargot Labura, Masyarakat Harapkan Pembangunan dan Keluhkan Banjir
“Melalui kegiatan ini banyak hal yang dapat diambil peserta didik kita, dimana kita juga melibatkan anak sesuai dengan jurusan yang mereka miliki. Untuk itu, kemampuan dalam penguasaan digital saat ini merupakan kemampuan yang semestinya dimiliki generasi muda, mengingat di era globalisasi serba digitalisasi,” sebutnya.
Pasalnya, Ilham Jauhari menambahkan penjelasannya terkait betapa pentingnya pemahaman tentang digital bagi generasi muda pelajar sekarang ini,”Semuanya sudah serba digital, misal transaksi uang secara elektronik, kuliah, belanja, dan lain sebagainya semua serba digitalisasi. Jadi hal-hal ini lah dasar betapa pentingnya mempersiapkan generasi pelajar akan TIK.” tutupnya. [hab]