WahanaNews-Labuhanbatu | Pelantikan Bakaruddin Sitompul menjadi Kepala MTsN 1 Labuhanbatu dan Sarifah menjadi Kepala MTsN 2 Labuhanbatu yang dilantik langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara (Kakanwil Kemenagsu) Drs. H. Abd. Amri Siregar, M.Ag pada hari Senin tanggal 5 September 2022 disinyalir Sarat KKN (Korupsi Kolusi dan Nepotisme).
Pasalnya, pelantikan kedua kepala Madrasah MTs Negeri di Kabupaten Labuhanbatu tersebut terkesan di paksakan dan diduga tidak sesuai dengan Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia No 58 Tahun 2017 tentang Kepala Madrasah pada bagian Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Madrasah.
Baca Juga:
Bupati Sumedang Lantik Tiga Pejabat Eselon II di Lingkungan Pemda
Informasi yang beredar di kalangan masyarakat menyebutkan bahwa pengangkatan kedua Kepala Madrasah MTSN tersebut dilatik atas usulan orang kepercayaan Kakanwil Sumut yang diduga mematok uang mahar bernilai puluhan juta rupiah sebagai dana administrasi nya.
" Ada anak maen Kakanwil, dia yang mengusulkan beberapa kepala madrasah di beberapa Kabupaten ke kantor wilayah Sumut " ujar salah seorang warga Rantauprapat, Kamis (08/09/2022).
Kepada wartawan, informan tersebut juga mengatakan bahwa di Kabupaten Labuhanbatu Utara juga ada rotasi pergantian kepala madrasah yang miris nya salah seorang kepala madrasah yang di lantik tersebut dalam keadaan tidak sehat.
Baca Juga:
Pengurusan Borsak Junjungan Silaban se Indonesia Terbentuk Periode 2025-2030
" Gawat lah, di Labura aja ada kepala madrasah yang di lantik diatas kursi roda ," cetusnya.
Sementara Kakan Kemenag Kabupaten Labuhanbatu, DR. H.Safii MA saat di konfirmasi wartawan terkait isu miring yang mencoreng nama baik Kementerian Agama tersebut tidak banyak komentar, namun dia tidak menampik terkait adanya pelantikan Dua Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri yang dilakukan pihak Kakanwil Sumut. ," ya, keduanya dilantik di Medan" ujarnya singkat, Kamis (08/09/2022).
Kakan Kemenag Labuhanbatu itu hanya tersenyum saat wartawan menyinggung terkait kewenangannya atas pelaksanaan pelantikan kepala madrasah tersebut yang menuai kontroversi. " Mereka bukan usulan saya, coba konfirmasi ke Kakanwil saja" tandasnya.
Berdasarkan data informasi yang di kutip dari laman Website Kakanwil Sumut, Pelantikan Kepala Madrasah juga dihadiri Kepala Bagian Tata Usaha H. Ahmad Qosbi, S.Ag, MM, para Kepala Bidang, Pembimas, Penanggung Jawab Fungsi, dan juga Kepala Kementerian Agama Kab/Kota.
Adapun Sejumlah Kepala Madrasah yang turut dilantik adalah sebagai berikut :
- Bakaruddin Sitompul menjadi Kepala MTsN 1 Labuhanbatu.
- Sarifah menjadi Kepala MTsN 2 Labuhanbatu.
- Hasanuddin Hasibuan menjadi Kepala MAN 3 Medan.
- Muhammad Syukur Harahap menjadi Kepala MAN 2 Deli Serdang.
- Elda Ayumi menjadi Kepala MAN Asahan.
- Nurkholidah menjadi Kepala MAN 4 Mandailing Natal.
- Lobimartua Hasibuan menjadi Kepala MAN 2 Padangsidimpuan.
- Lintong Sirait menjadi MAN Pematangsiantar.
- Armansyah menjadi Kepala MAN 2 Mandailing Natal.
- Sahat Parulian menjadi Kepala MAN 2 Padanglawas.
- Burhanuddin menjadi Kepala MAN Serdang Bedagai.
- Sumarto A.F. Sitanggang menjadi Kepala MIN 1 Dairi.
- Ihsan Maha menjadi Kepala MIN 3 Dairi
Lela Buang Manalu menjadi Kepala MIN 2 Dairi.
- Islahuddin Pasaribu menjadi Kepala MIN 4 Dairi. [hab]