WahanaNews Labuhanbatu – Kebijakan mutasi yang dilakukan Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, menuai sorotan tajam. Pemindahan dokter gigi Artika Rambe dari Puskesmas Negeri Lama ke Puskesmas Kota Rantau Utara memicu kekecewaan mendalam bagi masyarakat di Kecamatan Bilah Hilir lantaran terjadinya kekosongan pelayanan spesialis gigi.
Pelayanan Lumpuh, Warga Mengeluh
Baca Juga:
BREAKING NEWS: Warga Labuhanbatu Temukan Mortir Aktif Peninggalan Belanda Saat Gali Tanah Batu Bata
Kekosongan tenaga medis ini berdampak langsung pada pasien yang membutuhkan penanganan darurat. Suyati, warga Desa Negeri Lama Seberang, mengaku sudah dua kali mendatangi puskesmas namun pulang dengan tangan hampa.
"Kecewa kami bukan karena kehilangan sosok dokternya, tapi karena penggantinya tidak ada. Sudah dua kali datang, dokter gigi yang baru belum juga muncul," keluh Suyati, Senin (6/4/2026).
Senada dengan itu, Sri, warga Negeri Lama, mengungkapkan kekesalannya karena rencana tindakan medisnya terhenti total. Ia sebelumnya diminta mengonsumsi obat sebelum pencabutan gigi, namun saat kembali, dokter yang bersangkutan sudah dimutasi tanpa ada pengganti.
Baca Juga:
Bupati Labuhanbatu Terima Penghargaan Anugerah Kebudayaan PWI 2026
Fasilitas Megah yang Mubazir
Aktivis lokal, Taslim Pohan, mengkritik keras kebijakan ini. Menurutnya, meski mutasi adalah hak prerogatif bupati, kepentingan pelayanan publik harus tetap menjadi prioritas utama. Ia menyayangkan Puskesmas Negeri Lama yang memiliki sarana prasarana lengkap namun kini justru tidak berfungsi.
"Puskesmas ini megah, alat untuk dokter gigi lengkap, tapi dokternya tidak ada. Lantas untuk apa fasilitas itu?" cetus Taslim.
Kritik tambahan datang dari Sekretaris PAWAPATI, Abdul Hasyim. Ia membandingkan kondisi ini dengan Puskesmas Tanjung Haloban yang memiliki dokter namun minim peralatan. Hasyim menilai Bupati, yang memiliki latar belakang medis, seharusnya lebih memahami urgensi ketersediaan tenaga dokter di wilayah yang jauh dari rumah sakit kota.
Kepala Puskesmas Negeri Lama, Sukiyem, S.Tr.Keb., M.Kes., membenarkan bahwa drg. Artika Rambe telah pindah tugas selama satu pekan terakhir. Saat ini, pihak puskesmas hanya bisa berharap adanya pengiriman tenaga medis baru dalam waktu dekat.
Di sisi lain, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Labuhanbatu, Tuti Nofrida, S.Fam., memberikan respons singkat saat dikonfirmasi.
"Ok.. Akan saya tindak lanjuti ya," tulisnya melalui pesan singkat saat dikonfirmasi wartawan.
Namun, saat disinggung mengenai alasan mengapa mutasi dilakukan sebelum menyiapkan personel pengganti, Tuti enggan memberikan keterangan lebih lanjut.
Hingga berita ini diturunkan, masyarakat Bilah Hilir masih menanti kepastian kapan layanan kesehatan gigi di wilayah mereka kembali normal.*