WahanaNews Labuhanbatu (Kota Pinang) - Sebanyak 1.703 porsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi pelajar di Kecamatan Kota Pinang dipastikan aman dan layak konsumsi usai melalui pemeriksaan kesehatan lapangan dan uji keamanan pangan (food safety) di Gedung SPPG Polres Labusel IV, Rabu (11/2/2026).
Pengecekan dilakukan di Gedung SPPG Polres Labuhanbatu Selatan IV yang berada di Jalan Jawa Blok Songo, Desa Sisumut, Kecamatan Kota Pinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, sebelum makanan tersebut disalurkan kepada para penerima manfaat.
Baca Juga:
Senyum Ceria Pelajar Warnai Uji Coba SPPG 4 Kota Pinang, Polres Labusel Salurkan Ribuan Makanan Bergizi
Rincian penerima MBG meliputi TK IT Khairani (33 porsi), TK RGM Blok Songo (37 porsi), TK Methodists (31 porsi), SD Swasta RGM (255 porsi), SDN 12 Sisumut (313 porsi), SDN 05 Sisumut (404 porsi), serta SMPN 02 Kota Pinang (630 porsi). Total keseluruhan yang disiapkan mencapai 1.703 porsi.
Pemeriksaan dipimpin oleh Kasi Dokkes Polres Labuhanbatu Selatan AIPDA Freddy M. Harianja bersama BRIPTU NS Aminullah Harahap, S.Kep. Proses pemeriksaan dilakukan secara organoleptik dengan menilai warna, aroma, rasa, dan tekstur makanan, serta dilengkapi uji kimia untuk memastikan tidak adanya kandungan zat berbahaya. Selain itu, turut dilakukan pengecekan kondisi kesehatan lingkungan di sekitar area pengolahan makanan.
Adapun menu MBG yang disajikan terdiri dari nasi putih, lele goreng, tahu goreng daun jeruk, tumis wortel dan bunga kol, serta buah kelengkeng.
Baca Juga:
Wabup Toba Resmikan SPPG Pardamean Ajibata, Minta Relawan Serius dan Hati-Hati
“Hasil pemeriksaan tidak ditemukan zat berbahaya pada makanan, tidak berbau, dan seluruh menu dinyatakan layak untuk dikonsumsi,” tegas AIPDA Freddy M. Harianja.
Kapolres Labuhanbatu Selatan AKBP Aditya S.P. Sembiring, M.Si., S.I.K., melalui Kasi Humas AKP Sujono menyampaikan bahwa pengawasan tersebut merupakan wujud komitmen Polres Labuhanbatu Selatan dalam mendukung program pemerintah terkait pemenuhan gizi anak sekolah.
“Kami memastikan setiap makanan yang diterima anak-anak benar-benar aman, sehat, dan sesuai standar gizi. Ini bukan sekadar pendistribusian makanan, melainkan bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi penerus,” ujar AKP Sujono menyampaikan pesan Kapolres.
Ia menegaskan, pengawasan yang dilakukan sebelum distribusi menjadi langkah preventif guna mencegah potensi gangguan kesehatan pada siswa.
Melalui pemeriksaan menyeluruh ini, diharapkan para pelajar dapat menikmati makanan bergizi dengan aman dan nyaman, sehingga mampu menunjang konsentrasi belajar serta mendukung tumbuh kembang secara optimal.*