WahanaNews Labuhanbatu – Komitmen Polres Labusel dalam memerangi narkotika kembali membuahkan hasil gemilang. Di bawah komando AKBP Aditya S.P. Sembiring, S.I.K., Satresnarkoba Polres Labusel sukses menggagalkan peredaran gelap narkotika jenis ganja seberat 13,7 kilogram dalam sebuah operasi senyap di Lingkungan Bukit, Kecamatan Kota Pinang, Rabu (11/3/2026) malam.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa kepolisian tidak memberi ruang sedikit pun bagi para perusak generasi bangsa di wilayah hukum Labuhanbatu Selatan.
Baca Juga:
2 Bulan Ungkap 23 Kasus Narkoba, Granat dan MUI Beri Apresiasi Polres Labusel Amankan 28 Tersangka
Gerak Cepat Berkat Dumas Presisi
Keberhasilan pengungkapan ini berawal dari kepercayaan tinggi masyarakat terhadap Polri. Melalui layanan Dumas Presisi, warga melaporkan adanya aktivitas mencurigakan. Menanggapi laporan tersebut dengan sigap, tim yang dipimpin IPDA Dapot Tua Simanjuntak, langsung terjun ke lapangan untuk melakukan tindakan tegas.
"Ini adalah bukti sinergi yang luar biasa antara Polri dan masyarakat. Kami bergerak cepat begitu menerima informasi demi memastikan barang haram ini tidak sempat beredar ke tangan anak muda kita," tegas Kapolres melalui Kasat Resnarkoba, AKP Sahat Lumban Gaol, S.H.
Baca Juga:
Polisi Tangkap Pengedar Narkoba Bermodus Kiriman Online
Kronologi Penggerebekan: Pelaku Tak Berkutik
Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan seorang pemuda berinisial RD alias Kiki (21) asal Mandailing Natal. Meski mencoba mengelabui petugas dengan menyembunyikan ganja di dalam dua kotak sterofoam yang dibungkus goni, ketelitian personil Satresnarkoba Polres Labusel berhasil membongkar modus tersebut.
Petugas menyita barang bukti berupa 7,5 Kg Ganja dalam paket pertama dan 6,2 Kg Ganja dalam paket kedua, total keseluruhan mencapai 13,7 Kg Ganja Kering Ready-to-Sell.
Polri Garda Terdepan Masa Depan Bangsa
Kasat Resnarkoba, AKP Sahat Lumban Gaol, menekankan bahwa penangkapan ini bukan sekadar keberhasilan teknis, melainkan misi kemanusiaan untuk menyelamatkan ribuan nyawa dari bahaya narkotika.
"Kami tidak akan berhenti di sini. Sesuai instruksi pimpinan, kami akan terus mengejar jaringan di atasnya hingga ke akar-akarnya. Polri hadir untuk memberikan rasa aman dan memastikan masa depan generasi muda kita terjaga," ujar AKP Sahat dengan nada optimis.
Imbauan Kamtibmas
Polres Labusel kembali mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjadi "mata dan telinga" kepolisian. Masyarakat diimbau untuk tidak ragu melapor melalui Call Center 110, karena setiap informasi yang diberikan adalah langkah nyata dalam menjaga keamanan daerah.
Saat ini, tersangka telah dijebloskan ke sel tahanan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dan terancam hukuman berat sesuai undang-undang yang berlaku.*