WahanaNews.co, Labusel – Suasana Minggu siang di Dusun Sisumut Pekan, Desa Sisumut, biasanya tenang. Namun, pada 19 April 2026, ketenangan itu sedikit terusik ketika derap langkah personel Satuan Reserse Narkoba Polres Labuhanbatu Selatan tiba di lokasi. Bukan tanpa alasan, kehadiran mereka adalah jawaban atas bisik-bisik keresahan warga tentang dugaan peredaran narkotika di lingkungan mereka.
Dipimpin oleh Katim I Lidik AIPDA Oliver Situmorang, tim bergerak sekitar pukul 14.30 WIB. Targetnya jelas: sebuah lokasi yang diduga kuat menjadi titik transaksi sabu, dengan satu nama yang sudah masuk radar penyelidikan, pria berinisial ND alias Nanda.
Baca Juga:
Polisi Temukan 75 Batang Ganja di Karo, Disembunyikan di Tumpukan Kayu
Meski matahari sedang terik-teriknya, petugas didampingi Kepala Dusun Sisumut Pekan, Cipta Nasution, melakukan penggeledahan dengan teliti. Sudut demi sudut diperiksa, mencari barang bukti yang meresahkan masyarakat selama ini.
Namun, keberuntungan nampaknya belum berpihak pada operasi kali ini. Target yang dicari tidak berada di tempat, dan barang bukti yang diburu pun nihil. Lokasi tersebut tampak mendadak sunyi dari aktivitas mencurigakan.
Walau pulang tanpa tangkapan, Polres Labuhanbatu Selatan menegaskan bahwa ini bukanlah langkah terakhir. Kapolres Labuhanbatu Selatan, AKBP Aditya S.P. Sembiring melalui Kasatres Narkoba, AKP Sahat Marulam Lumban Gaol, menyatakan bahwa kehadiran mereka adalah bentuk validasi atas laporan warga.
Baca Juga:
Begal Petugas Damkar Ternyata Residivis, Uang Dipakai Pesta Narkoba
“Kami berkomitmen untuk terus merespons setiap aduan. Meski dalam penggerebekan ini belum ditemukan bukti, penyelidikan akan tetap berlanjut. Kami tidak akan berhenti sampai di sini,” tegas AKP Sahat Marulam.
Langkah cepat kepolisian ini disambut hangat oleh perangkat desa. Bagi Cipta Nasution, sang Kepala Dusun, kehadiran polisi memberikan rasa aman sekaligus peringatan bagi para pelaku kejahatan narkoba bahwa warga tidak tinggal diam.
“Kami berterima kasih atas kehadiran pihak kepolisian. Harapan kami, kegiatan seperti ini terus dilakukan agar masyarakat merasa aman,” ungkap Cipta.
Polres Labuhanbatu Selatan kembali mengingatkan warga untuk tidak bosan menjadi "mata dan telinga" bagi kepolisian. Jika melihat gerak-gerik mencurigakan terkait narkoba, masyarakat diimbau segera melapor melalui Call Center 110 Polres Labuhanbatu Selatan
Upaya pemberantasan narkoba memang bukan lari cepat (sprint), melainkan maraton yang membutuhkan kerja sama antara penegak hukum dan masyarakat yang peduli akan masa depan lingkungannya.*