Bupati juga menegaskan bahwa kegiatan ini mencerminkan karakter masyarakat Labuhanbatu yang religius, beradab, dan berakhlak mulia.
Ia mengingatkan bahwa pergantian tahun bukan sekadar perubahan angka kalender, melainkan pengingat bahwa usia terus berkurang dan kesempatan beramal semakin terbatas.
Baca Juga:
Khitanan Massal Gratis di Rantauprapat, Bupati Labuhanbatu Beri Perhatian Langsung
“Zikir yang kita lantunkan malam ini menjadi media untuk membersihkan hati, menenangkan jiwa, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Saya mengajak seluruh masyarakat menjadikan pergantian tahun ini sebagai titik awal perubahan ke arah yang lebih baik,” tambahnya.
Selain zikir bersama, kegiatan juga diisi dengan muhasabah yang dipimpin oleh Ustadz Mustafa Kamal Nst.
Dalam muhasabah tersebut, jamaah diajak untuk memperkuat keimanan, menjaga persatuan, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.
Baca Juga:
Peringati Hari Ibu 2025, Bupati Labuhanbatu Gelar Sunat Massal Gratis di Rantau Selatan
Zikir dan doa dipandu oleh Ustadz H. Alibata Ritonga. Melalui kegiatan Labuhanbatu Berzikir ini, diharapkan terbangun kekuatan spiritual dan kebersamaan masyarakat sebagai fondasi dalam mewujudkan Labuhanbatu yang religius, maju, dan berdaya saing.
Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana, Galih Orlando, menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan atas arahan Bupati Labuhanbatu.
Ia mengajak masyarakat untuk menyambut Tahun Baru 2026 dengan memperbanyak istighfar dan doa, bukan dengan kegiatan yang bersifat hura-hura.