WAHANANEWS - Labuhanbatu l Bupati Labuhanbatu Hj. Maya Hasmita, yang juga Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Labuhanbatu, membuka secara resmi kegiatan Zoom Meeting Sosialisasi Pendataan Potensi dan Pengadaan Kartu Tanda Anggota (KTA) Gerakan Pramuka, Kamis (28/8/2025) di Ruang Rapat Bupati, Kantor Bupati Labuhanbatu.
Dalam kesempatan itu, Bupati yang didampingi Wakil Bupati H. Jamri, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam rangka memetakan potensi gerakan Pramuka melalui sistem pendataan terpusat oleh Kwartir Nasional.
Baca Juga:
Bupati Maya Hasmita Ajak Masyarakat Bergotong Royong Besarkan Koperasi Merah Putih di Labuhanbatu
“Pendataan ini perlu dikolaborasikan antara pemangku kebijakan, Kwartir Cabang, Kwartir Ranting hingga Gugus Depan, agar pelaksanaan pengadaan KTA memiliki payung hukum yang jelas, terukur, dan terarah dalam satu koridor. Hal ini juga penting untuk menghindari kesalahpahaman maupun salah persepsi di kalangan orang tua siswa,” ujar Maya Hasmita.
Menurutnya, data anggota Pramuka yang akurat akan memudahkan pemerintah daerah selaku Kamabicab dalam memberi kontribusi nyata kepada Kwartir Cabang. Dari situ, program pembinaan di tingkat ranting dan gugus depan sebagai ujung tombak gerakan Pramuka bisa lebih optimal.
Bupati sekaligus Kamabicab juga mengimbau seluruh kepala sekolah atau Kamabigus agar minimal 50 persen dari jumlah siswa di sekolah masing-masing memiliki KTA Gerakan Pramuka.
Baca Juga:
PKK Labuhanbatu Mantapkan Program IVA Test, Disupervisi Tim PKK Sumut
“Kalau bisa lebih dari 50 persen siswa membuat dan memiliki KTA Gerakan Pramuka. Sebab saya tahu, Pramuka mampu membentuk karakter anak yang mandiri, cerdas, serta mampu bersosialisasi dengan lingkungan. Hal ini tentu akan mencetak generasi muda yang positif,” tambahnya.
Lebih lanjut, Maya Hasmita menegaskan bahwa Pemkab Labuhanbatu memberikan dukungan penuh dan apresiasi besar kepada pengurus Pramuka.
“Saya titipkan anak-anak generasi bangsa ini kepada Bapak dan Ibu untuk dibimbing menjadi anak-anak yang berakhlak, berilmu, mandiri, inovatif, serta berkarakter baik. Pramuka harus tetap eksis dan maju, karena Pramuka adalah salah satu tolok ukur keberhasilan pemerintah dalam memberikan pendidikan ekstrakurikuler di luar jam pembelajaran,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Labuhanbatu, Sentosa Pohan dalam laporannya menyampaikan bahwa Kwarcab selalu membangun kegiatan yang mendukung program pemerintah daerah. Salah satunya adalah kegiatan bakti sosial pengelolaan sampah yang berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta kegiatan Pengembara Tradisional.
Ia juga menginformasikan bahwa Pramuka Labuhanbatu akan mengikuti agenda nasional berupa Jambore di tahun mendatang, sekaligus menyusul Jambore Dunia.
“Alhamdulillah, pada tahun 2023 lalu Pramuka Labuhanbatu berhasil mengirimkan perwakilan untuk ikut serta dalam Jambore Dunia,” ungkap Sentosa.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Area Sumatera Utara Pusdatin Kwartir Nasional, Kak Ahmad Ridwan, menjelaskan bahwa tujuan pendataan anggota Pramuka adalah untuk memperoleh data potensi yang valid, akurat, dan komprehensif.
“Pendataan ini akan membantu perencanaan, pengambilan kebijakan, sekaligus mempermudah akses data kami di tingkat Kwartir Nasional. Data yang terkumpul nantinya akan diintegrasikan melalui aplikasi Ayo Pramuka Kwarnas,” jelasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Kadis DLH M. Safrin, perwakilan Diskominfo, pengurus Kwarcab Labuhanbatu, serta peserta zoom meeting lainnya.*
[Redaktur: Habibi]